Gubernur NTT Minta Kopi Colol Dikemas Saset dan Dipasarkan di Hotel Bintang Lima

Gubernur NTT didampingi Bupati Manggarai Timur saat melaksanakan kunjungan kerja pada Sabtu 22 Mei 2021 / Foto: Yhono Hande

Ruteng, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat berkunjung ke Desa Colol, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur pada Sabtu 22 Mei 2021.

Dalam sambutannya, Gubernur Viktor Laiskodat menyatakan Kopi Colol merupakan kopi dengan predikat terbaik di dunia.

Karena itu, Gubernur NTT meminta agar Kopi Colol harus dipasarkan di hotel bintang lima di Labuan Bajo, sehingga bisa dinikmati para tamu internasional dan domestik.

Mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu juga meminta, Kopi Colol dikemas dalam bentuk saset agar bisa dijual ke toko-toko yang ada di wilayah Manggarai, maupun di NTT pada umumnya.

“Ke depan kita akan menyiapkan kopi-kopi kita dalam bentuk saset agar bisa jual di toko-toko atau di hotel-hotel dengan kemasan saset Kopi Colol,” ungkap Viktor Laiskodat.

Politisi Partai Nasdem ini bahkan mengancam akan menutup hotel di Labuan Bajo yang tidak mau menggunakan Kopi Colol.

BACA JUGA:  Seorang Anak di Manggarai Tega Hajar Ayah Kandung Hingga Babak Belur

“Labuan Bajo sudah menjadi kota destinasi super premium. Untuk itu produk yang masuk ke Labuan Bajo harus berstandar premium. Kalau ada kopi lain (selain Kopi Colol, red), kita akan beri peringatan. Tidak mau dengar, kita tutup hotelnya,” tegas Laiskodat.

Tak hanya itu, dia juga meminta kepada BPOP LBF (Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores), untuk mengirimkan 5 orang pemuda dari Colol untuk mengikuti pelatihan khusus pengolahan ikan.

“Nanti kita kirim untuk belajar tentang bagaimana membuat ikan yang enak. Nanti tanggung jawab ibu Sana. Kita kirim lima orang nona-nona dan nyong-nyong yang ada di sini ke Pulau Jawa, untuk belajar tentang membuat ikan yang enak,” tutupnya.

Untuk diketahui turut mendampingi Gubernur NTT dalam kunjungan kerjanya, Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho, Kepala BPOP LBF, serta Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur.*