“Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada BNPB, TNI-POLRI dan PUPR serta seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi membantu kami, saya ucapkan limpah terima kasih,” ucap mantan anggota DPR RI itu.

Sementara terkait data jumlah warga yang akan direlokasi, Josef Nae Soi menjelaskan akan disampaikan kemudian.

Namun sejauh ini sudah ada beberapa desa yang warganya pasti direlokasi karena rumah mereka hanyut terbawa banjir.

“Di Adonara ada tiga desa yang pasti di relokasi. Di Lembata sekitar 3 sampai 4 desa. Sedangkan di Alor kita belum tahu jumlahnya. Tetapi kita akan sampaikan kemudian,” ujar Nae Soi.

Sedangkan terkait kabar hoax tsunami di Kabupaten Lembata yang memakan 2 orang korban jiwa, Wakil Gubernur NTT mengakui belum mendapatkan informasi.

“Sebentar saya cek dulu ke Bupati. Benar nggak ada informasi itu,” ujar Nae Soi

Sebelumnya, warga Kabupaten Lembata dikabarkan lari dan mengungsi ke gunung, karena termakan kabar hoax akan terjadi Tsunami pada pada Jumat 16 April 2021 malam.