Ruteng, KN – Puluhan masyarakat Desa Mata Wae, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli (FPM) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Manggarai sebagai bentuk kritikan terhadap kepemimpinan Pjs Kepala Desa Martinus Jemalu.

Pantauan media, massa aksi tiba di kantor bupati Manggarai sekira pukul 11:36 Wita menggunakan satu unit mobil Carry sebaga mobil komando, dan dikawal ketat oleh sejumlah aparat keamanan.

Setiba di lokasi, massa aksi kemudian melakukan orasi dengan menuntut kebijakan pembangunan pemerintah desa Mata Wae terkait bantuan Benang Tenun senilai Rp168,299 juta pada tahun 2020 yang dinilai tidak berkualitas.

Berikut pernyataan sikap masaa aksi kepada Bupati Manggarai:

Pada tanggal 6 Januari 2021, pemerintah desa mengundang seluruh RT/RW, Dusun serta camat Satar Mese Utara untuk mengikuti rapat koordinasi, untuk membahas penolakan jenis benang tenun.

Namun pada saat itu, tidak ada titik temu, bahkan pemerintah desa tetap tidak menghiraukan segala usulan dan masukan dari masyarakat.