Setelah satu kloter pengiriman tuntas, Nadia kembali beralasan bahwa para korban harus membeli mobil dan sepesa motor lagi, sehingga memenuhi kuota pengiriman dari Jakarta ke Kupang.

Dia menyebut, Nadia dan Ingga bahkan membuat kontrak, bahwa jika hingga akhir bulan Oktober 2020 barang tidak dikirimkan, maka pada Bulan November mereka bersedia mengembalikan uang milik korban sebesar dua kali lipat.

“Sehingga terjadilah transaksi mulai tanggal 10 Agustus-17 September 2020 dengan totalnya adalah Rp621,5 Juta, karena kita percaya, bahwa Nadia merupakan public figur, sehingga pasti tidak menipu demi menjaga reputasinya,” jelas Herman.

Namun setelah mengirimkan sejumlah uang melalui rekening Nadia Riwu Kaho, Herman Klau dan korban lainnya tak kunjung mendapat mobil seperti yang dijanjikan.

Merasa ditipu, Herman langsung melakukan pendekatan persuasif bersama Nadia Riwu Kaho, dengan tujuan untuk mengembalikan uangnya.

Hingga pada tanggal 31 Januari 2021, Herman berangkat ke Jakarta untuk bertemu Nadia. Namun Nadia selalu beralasan tidak bisa bertemu dengannya, karena suhu tubuhnya mencapai 39°, dan ibunya sedang terpapar Covid-19.

“Alasan itu berlanjut hingga sekarang, dan saya terus dikejar oleh korban lain untuk menggantikan uang mereka yang saya pinjam. Jadi terpaksa saya harus kredit lagi untuk cicil utang mereka,” jelasnya.

Atas dasar itu, pihaknya kemudian melayangkan somasi, untuk memberikan kesempatan 14 hari ke depan kepada Nadia dan Ingga untuk menggantikan uang milik semua korban di Malaka, sebelum mengambil tindakan selanjutnya.

“Kalau 14 hari tidak ada upaya mediasi, maka kita akan masuk pada jalur perdata dan pidana. Mungkin ada aset yang harus dijadikan jaminan,” tandasnya.

Untuk diketahui, ke-27 korban penipuan Nadia Riwu Kaho di Kabupaten Malaka terdiri dari lima orang Aparatur Sipil Negara (ASN), dan sisanya merupakan para petani dan wiraswasta.

Mereka dijanjikan mobil Ignis, Avansa, dan sepeda motor KLX dengan harga yang sangat murah. Bahkan sepeda motor KLX yang harganya Rp35 Juta dijual dengan harga cuma Rp5 Juta. Sedangkan mobil Ignis dan Avansa dijual dengan harga Rp50 Juta.*