“Yang hadir ini sekitar 2 ribu lebih, artinya itu tanda bahwa orang ini orang baik, sebab baik atau tidaknya seseorang itu dilihat pada kematian, kalau sepi itu berarti kita salah tingkah di bumi ini, karena itu saya bangga dengan beliau meskipun saya merasa kehilangan,” ungkapnya.
Tak hanya Anton Bagul, Viktor Madur, pasangan Deno Kamelus selama 5 tahun memimpin Manggarai juga mengaku sangat kehilangan atas kepergian sosok pemimpin yang berprestasi itu dab Bagi dia, kehilangan pak Kamelus ini sangat terpukul dan mungkin juga sebagian masyarakat Manggarai.
“Beliau sosok pengayom. Selama 15 tahun memimpin, baik sebagai wakil bersama bapak Christian Rotok maupun sebagai bupati, bisa dilihat, bisa dirasakan banyak keberhasilan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Viktor.
Selama ini kata dia, kami sama-sama mengurus rakyat manggarai secara bersama
“Ya, selama kami menjalani roda pemerintahan bersama sejak 2016-2021 tidak ada gesekan-gesekan dan betul-betul serius dalam mengurus rakyat ini,” tutupnya.



Tinggalkan Balasan