Sikka  

PMKRI Maumere Dukung Jaksa Ungkap Dugaan Korupsi di Dinkes Sikka

PMKRI Maumere saat bertemu Jaksa Kejadi Sikka / Wiliam Toka

Sikka, KN – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Maumere, meminta Kejaksaan Negeri Sikka untuk segera melakukan Pulbaket terkait dugaan korupsi miliaran rupiah di Dinas Kesehatan.

“Hari ini PMKRI datang untuk memberikan dukungan moril dan siap mengawal Kejari Sikka dalam penanganan kasus tersebut,” ujar Ketua Persidium PMKRI Maumere, Falvianus Nong Raga, kepada wartawan, Selasa 30 Maret 2021.

Pihaknya menduga ada indikasi tindak pidana korupsi terhadap pembangunan Puskesmas Waigete, pengadaan trafo oleh RSUD TC Hillers, pengadaan genset oleh Dinkes Sikka, serta pengelolaan bengkel milik Dinas Kesehatan.

Nong Raga juga menyampaikan, PMKRI mencium adanya indikasi mafia proyek pembangunan sumur bor dan pusling atau kapal rujukan puskesmas teluk, yang hingga kini tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, dan merugikan negara sekitar Rp1,8 Miliar.

BACA JUGA:  Gubernur Kunjungi Pasar di Lewoleba, Mama Agustina: Bank NTT Terbaik!

“Kita harapkan Kejari Sikka melangkah pasti seperti menangani kasus penyalagunaan keuangan di Puskesmas Bola, yang telah dilimpahkan ke Tipikor dan sedang disidangkan,” tandasnya.

Sementara Kasie Intel Kejari Sikka, Nurul Ihsan menyampaikan terima kasih terhadap PMKRI Maumere yang telah peduli terhadap pembangunan di Kabupaten Sikka.

“Kita tidak menutup kemungkinan untuk melakukan Pulbaket. Jika ada indikasi dan mendapatkan pengaduan atau laporan masyarakat, kita tentu akan profesional untuk mengungkapnya,” ujar Nurul Ihsan.

Namun dalam menangani kasus tindak pidana korupsi, pihaknya wajib memiliki data yang akurat, serta peran dan dukungan dari mahasiswa.*