Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan  Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan)  Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Mayjen (TNI) Dadang Hendrayudha mengatakan, kegiatan pemberian penghargaan  dan Pin Bela Negara merupakan salah satu wujud penghargaan negara kepada kepada warga negara Indonesia yang berjasa dalam bentuk bela negara.

Menegakan dan mempertahankan keutuhan NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.  Kegiatan tersebut diharapkan dapat tumbuhkembangkan semangat bela negara bagi semua komponen bangsa.

“Saya mengucapkan selamat kepada masyarakat NTT khususnya para penerima penghargaan yang pernah berjuang di Timor-Timur. Kesetiaan saudara-saudara kepada NKRI diwujudkan dengan tetap memilih jadi WNI setelah jajak pendapat tahun 1999. Karenanya (saudara-saudara) berhak untuk terima penghargaan atas jasa dan pengorbanan ini. Piagam dan Pin ini merupakan bentuk komitmen pemerintah serta mengukuhkan saudara-saudara sebagai kader bela negara,” kata Prabowo dalam sambutan tertulisnya.

Berdasarkan Keputusan Menhan Nomor Kep/1189/M/XII, terdapat 11.485 warga masyarakat NTT  yang menerima piagam penghargaan, yang sebagian besar adalah eks pejuang Timor-Timur . Pemberian penghargaan ini akan diberikan secara bertahap selama 4 kali sampai dengan bulan Agustus 2021.  Untuk tahap pertama diberikan kepada 328 orang.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi NTT, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT,  tokoh masyarakat NTT insan pers dan undangan lainnya.*