Pemimpin redaksi media Selatan Indonesia yang turut terlibat dalam kegiatan itu mengungkapkan bahwa kegiatan bantuan telur tersebut adalah upaya para jurnalis di NTT  memberikan semangat dan dukungan terhadap tenaga kesehatan.

Ia menyebut bantuan tersebut diberikan dari keterbatasan para wartawan. Selain itu, kata Lorens, ada juga pihak luar yang mendukung kegiatan itu dengan cara ikut memberikan bantuan telur.

“Jangan melihat dari berapa jumlah yang disumbangkan, tepi ketulusan hati para jurnalis di situasi pandemi ini. Semoga dukungan kecil dan sederhana ini dapat membantu teman-teman nakes yang berjuang di garda terdepan melawan virus Corona,” ungkap Launres. (*)