“Mereka biasa begal dari pantai Nunsui sampai pantai Lasiana saat pantai sudah mulai sepi,” jelas Wanda.
Wanda berharap agar pihak Kepolisian segera mencari dan menangkap pelaku, sehingga tidak menimbulkan kekuatiran di masyarakat.
“Kita semua harap kepada pihak yang berwajib untuk menindak para pelaku. karena sekarang Kota Kupang semakin rawan,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, S.H., mengatakan pihaknya akan memburu pelaku begal di pantai Oesapa.
“Belum ada Laporan Polisi di Polresta Kupang Kota. Atau mungkin di Polsek Kelapa Lima. Saya sudah sampaikan Buser untuk cek. Terima kasih infonya,” tulis Iptu Hasri via pesan Whatsapp yang diterima media ini, Selasa (02/02/2021) kemarin.
Meski demikian, ia menjelaskan kasus pembegalan yang terjadi di seputaran Pantai Oesapa tersebut, akan diselidiki oleh Tim Buser Polres Kupang Kota.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, beberapa kasus begal telah terjadi di Kota Kupang.



Tinggalkan Balasan