Kupang, Koranntt.com – Rektor Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD, secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM), periode Semester Ganjil 2020-2021.

Pembukaan ini dilakukan secara virtual dari Gedung Rektorat, Kampus Unwira Jln. Ahmad Yani, Kupang, Kamis, (28/1/ 2021).

Menurut Dr. Philipus Tule, KKN PPM adalah bagian penting dari kiprah perguruan tinggi dalam pembangunan dan peradaban bangsa. Bagi Unwira, sebut Rektor, KKN-PPM adalah salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa dalam proses pematangan kemampuan kognitif, afektif, psikomotorik, spiritual, dan emosional.

Karena itu melalui KKN-PPM, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan kemampuan teoretis mereka sesuai bidang keahlian untuk membantu masyarakat terutama dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah pandemi Covid-19.

Adapun tema KKN-PPM Unwira periode ini, lanjut Rektor, adalah “KKN Kreatif Mahasiswa UNWIRA Mendukung Ketahanan Masyarakat di Masa Normal Baru.”

Merujuk pada SK Rektor UNWIRA No.335/WM/H/KEP/2018, ahli Islamologi jebolan Kairo Mesir ini menjelaskan bahwa KKN-PPM adalah bagian integral yang tak terpisahkan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Karena itu lembaga UNWIRA akhirnya berkeputusan untuk tetap menjalankan KKN-PPM pada Semeter Ganjil Tahun Akademik 2020/2021 ini dengan melibatkan 669 mahasiswa (dari 20 Prodi) dan 42 Dosen Pendamping Lapangan (DPL), meski di tengah pandemi Covid-19.

“KKN-PPM ini merupakan implementasi visi, misi dan tujuan UNWIRA. Sehingga pelaksanaan KKN-PPM ini berbasis pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat dengan sasaran pengembangan karakter mahasiswa dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Hanya saja berbeda dengan KKN-PPM sebelumnya, KKN-PPM periode ini akan dilakukan secara online karena pandemi Covid-19. Apalagi, sebut Dr. Philipus, berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT pada Minggu (24/1/2021), jumlah kasus Covid-19 di NTT telah mencapai 4.209. Di mana ada 2.009 pasien positip yang dirawat.