Hukrim  

Diperiksa Penyidik Kejati NTT, Tersangka Andi Riski Dicecar 9 Pertanyaan

Andi Riski usai menjalani pemeriksaan di Kejati NTT, Senin (18/1/2021) / Foto: Eman

Kupang, Koranntt.com – Mantan calon Wakil Bupati Manggarai Barat, AR alias Andi Riski alias Asma menjalani pemeriksaan di Kejati NTT terkait perkara dugaan korupsi jual beli tanah di Labuan Bajo, Kabupaten Mabar, NTT, Senin (18/01/2021).

Usai menjalani pemeriksaan, Kuasa Hukum AR, Mardan Yosua Nainatun mengatakan, kliennya menjalani pemeriksaan tambahan di Kejati NTT dan dicecar penyidik kurang lebih 9 pertanyaan.

“Itu merupakan pertanyaan konfirmasi atau pengulangan dari pertanyaan sebelumnya yang pernah diajukan,” ujar Mardan kepada sejumlah awak media.

Mardan menjelaskan, pada prinsipnya pihaknya berharap agar perkara kasus tersebut cepat dilimpahkan ke pengadilan sehingga ada kepastian hukum bagi kliennya.

“Kita berharap demikian, karena selama proses hukum berjalan¬† tidak ada hal-hal yang disembunyikan. kita kooperatif ko,” jelasnya.

Mardan juga mengatakan, Tim kuasa hukum dari kliennya AR masih berupaya untuk berdiskusi terkait langkah hukum yang akan dijajaki kedepannya.

BACA JUGA:  Pekan Depan, Tersangka Kasus Korupsi Awololong Diadili di Persidangan

“Sedang kita jajaki untuk mengambil upaya hukum, karena klien kami sekarang statusnya sudah tersangka. sehingga ini perlu di diskusikan lagi dengan tim,” imbuhnya.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi NTT menetapkan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula dan 15 orang lainnya termasuk Andi Riski sebagai tersangka jual beli aset negara berupa tanah Keranga di Labuan Bajo.

14 orang tersangka telah diamankan, sementara 2 orang diantaranya Bupati Manggarai, Agustinus Ch Dula dan pengusaha hotel, Veronika Syukur belum ditahan.

Kejati NTT menunggu ijin dari Mendagri untuk menahan Bupati Manggarai Barat, sedangkan Veronika Syukur saat ini terkonfirmasi positif covid-19 sehingga masih menjalani perawatan dan karantina di Labuan Bajo. (EK/AB/KN)