Ruteng, KN – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, NTT, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan Direktur Perumda Tirta Komodo, pasca beredarnya rekaman suara ‘Papa Minta Jatah’ di jagat maya.

Rapat Dengar Pendapat, berlangsung di ruang sidang DPRD Manggarai, dan dipimpin langsung oleh Simprosa R. Gandut, selaku Wakil Ketua II DRPD Manggarai, Senin 24 Januari 2022.

Direktur Perumda Tirta Komodo, Marselus Sudirman, dalam RDP mengakui bahwa rekaman suara ‘Papa Minta Jatah’ yang beredar luas di jagat maya adalah murni suaranya.

Meski demikian, Marselus secara terbuka meminta maaf kepada para pihak yang merasa tersinggung terhadap rekaman suara miliknya yang tengah beredar, dan menjadi polemik di kalangan masyarakat umum.

Menurutnya, rekaman suara yang tengah beredar itu terjadi pada masa sebelumnya. Bukan untuk konteks saat ini. “Karena dalam pembicaraan, yang saya ungkapkan bahwa ada history. History itu tidak terjadi sekarang. Tetapi sudah terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, selama menjabat sebagai Direktur Perumda Tirta Komodo, belum ada anggota DPRD Manggarai yang meminta untuk menitipkan jatah, atau memasukan orang dan keluarganya untuk bekerja di kantornya.

“Dengan tegas saya sampaikan, hingga saat ini tidak ada orang yang datang dan mengatakan bahwa ‘ini saya punya’. Sampai saat ini tidak ada. Termasuk dari DPRD,” tegas Marselus Sudirman.

Anggota DPRD Fraksi Hanura, Paulus Jemarus, dalam kesempatan itu menyampaikan, secara pribadi ia menerima permintaan maaf yang disampaikan Direktur Perumda Tirta Komodo. Namun tidak sebagai kapasitas lembaga dewan.

Menurutnya, DPRD merupakan lembaga tinggi negara, yang tidak boleh direndahkan dan diinjak-injak oleh siapapun. Termasuk Marsel Sudirman, yang hanya menjabat sebagai seorang direktur Perumda Tirta Komodo.

“Posisi Marsel tidak cukup untuk menginjak martabat lembaga dewan. Karena DPRD adalah lembaga tinggi negara yang sejajar dengan bupati. Dan kedudukan Marsel sebagai Direktur PDAM jauh di bawah kedudukan lembaga DPRD. Ini yang harusnya bapak hormati,” tegasnya.