Kupang, KN – Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan, jumlah korban yang tewas akibat bencana badai siklon tropis seroja di Nusa Tenggara Timur per Senin 12 April 2021 sebanyak 177 orang.

Jumlah data tersebut merupakan akumulasi dari seluruh Kabupaten dan Kota yang terdampak banjir, longsor dan Badai Seroja pada Minggu 4 April lalu.

“Data hingga saat ini, meninggal 177 orang, 45 masih belum ditemukan, serta sejumlah fasilitas umum yang rusak,” ujar juru bicara Pemerintah Provinsi NTT Marius Adu Jelamu kepada wartawan, Senin 12 April 2021.

Ratusan warga yang meninggal berasal beberapa Kabupaten, yakni Kabupaten Flores Timur, Lembata, Alor, Kabupaten Kupang, Malaka, Sabu Raijua, Ende dan Sikka.

Berikut rincian korban jiwa dan kerusakan akibat badai siklon tropis seroja di NTT:

Kabupaten Flores Timur, 72 warga meninggal, 2 hilang, dan Sebanyak 3 fasilitas infrastruktur umum rusak.

Kabupaten Lembata 47 orang meninggal, 22 orang hilang.

Kabupaten Alor 28 orang meninggal, 13 hilang, 25 warga luka-luka dan sejumlah fasikitas umum rusak.