Bank NTT Ruteng Dorong UMKM Go Digital Lewat QRIS di Bazar Ramadan 2026

Bank NTT Ruteng Dorong UMKM Go Digital Lewat QRIS di Bazar Ramadan 2026. (Foto: Dok. Istimewa)

Ruteng, KN – Bank NTT Cabang Ruteng mendorong seluruh pelaku UMKM binaannya untuk bertransaksi secara digital melalui sistem pembayaran nontunai QRIS selama pelaksanaan Bazar Ramadan 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 19 Februari hingga 19 Maret 2026, di halaman Kantor Bank NTT Cabang Ruteng.

Kepala Bank NTT Cabang Ruteng, Romi Radjalangu, mengatakan seluruh pelaku UMKM binaan telah dibekali fasilitas QRIS dan didorong untuk mengoptimalkan transaksi non tunai selama bazar berlangsung.

“Semua pelaku UMKM yang kami bina ini memiliki QRIS dan kami dorong untuk bertransaksi secara non tunai,” ujar Romi kepada RRI, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, penggunaan transaksi nontunai memberikan sejumlah manfaat, di antaranya mencegah peredaran uang palsu, meningkatkan transparansi, serta memastikan pencatatan transaksi yang lebih tertib dan akurat. “Transaksinya bisa clean dan clear,” tambahnya.

Romi menegaskan, penerapan sistem pembayaran digital tersebut merupakan bagian dari upaya digitalisasi layanan perbankan sekaligus mendukung program pemerintah daerah, khususnya Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Selain mendorong transaksi nontunai, Bazar Ramadan juga digelar sebagai sarana promosi dan pemasaran produk-produk UMKM binaan. Kegiatan ini merupakan kebijakan dari kantor pusat yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing cabang.

Bazar tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya mendapat respons positif dari para peserta. Romi menyebut, selain digelar pada momentum keagamaan, bazar UMKM juga menjadi program rutin tahunan Bank NTT untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil. “Bazar ini rutin tahunan program Bank NTT dan ini tahun kedua, tahun lalu juga sudah dibuat,” ujarnya.

BACA JUGA:  KUB Bank NTT-Bank Jatim Perkuat Fondasi Ekonomi Daerah

Tak hanya itu, bazar ini juga membuka akses permodalan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT. Seluruh pelaku UMKM binaan diberikan kesempatan yang sama untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut guna mendukung pengembangan usaha.

“Bagi mereka, Bank NTT selalu membuka kesempatan untuk memanfaatkan modal melalui pinjaman dana KUR,” kata Romi.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi NTT, khususnya pengembangan NTT Mart yang bertujuan menyediakan ruang usaha layak bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk. Melalui bazar ini, Bank NTT berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian daerah dan penguatan ekonomi masyarakat. “Prinsipnya bahwa biar ekonomi daerah itu meningkat,” ucapnya.

Romi turut mengajak masyarakat Kabupaten Manggarai memanfaatkan momentum tersebut. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan layanan Bank NTT dalam mendukung pemasaran produk mereka.

Sementara itu, Ketua Bazar Ramadan 2026, Chyntia M. Jaya, menjelaskan bahwa bazar tahun ini difokuskan pada sektor kuliner dan melibatkan 11 pelaku UMKM binaan Bank NTT. Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Manggarai dan seluruhnya telah terhubung melalui unit layanan Bank NTT.

Secara umum, respons pelaku UMKM terhadap penyelenggaraan bazar ini sangat positif. Renya, salah satu peserta, menilai keikutsertaan dalam bazar memberikan banyak manfaat, tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga memperluas jangkauan pasar. (*/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS