Labuan Bajo, KN – Badan POM menyerahkan sertifikat Izin Edar untuk UMKM di wilayah Provinsi NTT. Kegiatan untuk mendukung program OVOP ini, dilaksanakan di aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (14/7/2025).

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu puncak dari program yang didorong di Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni One Village One Product (OVOP).

“Saya bersyukur kegiatan ini dilaksanakan di Manggarai Barat. Karena OVOP ini ujungnya adalah mesti bisa menjadi tuan rumah di Manggarai Barat,” ujar Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam sambutannya.

Gubernur Melki mengingatkan pesan presiden RI, Prabowo Subianto, saat retret Kepala Daerah di Magelang. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa para Kepala Daerah harus bisa memastikan bahwa keadilan distributif atau sila kelima harus terdistribusi betul ke seluruh masyarakat.

“Karena, menurut Presiden, ada kondisi yang tidak berjalan antara harusnya kekayaan di negeri ini dinikmati oleh sebesar-besarnya bangsa Indonesia, karena sila kelima itu jelas sekali, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tetapi faktanya adalah segelintir orang menguasai lebih dari 80 persen kekayaan bangsa,” ucap Gubernur Melki.

Di ujung pertemuan, masih menurut Gubernur Melki, Presiden Prabowo berpesan bahwa seorang Kepala Daerah tidak boleh takut untuk mendistribusikan keadilan apa pun risikonya. Karena memang risikonya sudah pasti tidak mudah.

“Sesuai dengan visi dan misi kami, saya berpikir bagaimana caranya kita bisa membuat masyarakat NTT ini bisa pegang uang banyak, kemudian bisa gunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan lain, pemerintah juga bisa dapat PAD,” ujar Gubernur Melki.

Gubernur NTT mencontohkan, kopi, jika dijual dalam bentuk biji yang belum diolah, harganya Rp150 ribu per kilogram. Namun, jika dilakukan hilirisasi dalam bentuk kemasan, harga per kilogramnya bisa mencapai Rp800 ribu per kilogram.

Dengan memperkuat hilirisasi di UMKM, Gubernur Melki meyakini bahwa produk-produk dari NTT bisa menembus pasar internasional.