Ba’a, KN – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam hal ini Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) melaksanakan kegiatan rapat koordinasi (Rakor) di Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, Selasa, (28/5/2024).

Menariknya, di sela-sela kegiatan Rakor, Kepala BPPD NTT, Maksi Nenabu bersama rombongan melakukan pemantauan patok/ pilar pada titik 0 Selatan RI di Kabupaten Rote Ndao sebagai tanda batas paling Selatan Indonesia.

Pantauan Kepala BPPD Provinsi NTT bersama tim menemukan bahwa pilar terdeteksi dalam kondisi secara umum baik, namun belum memenuhi standar, sehingga perlu diperbaharui menjadi standar dengan infrastruktur pendukung lain.

“Di sekitar lokasi titik 0 selatan RI masih terlihat asli, belum ada infrastruktur penunjang yang menunjukan bahwa di situ terletak pilar titik 0 Selatan RI. Perlu perhatian pemerintah pusat untuk mewujudkan bangunan infrastruktur penunjang yang menunjukkan jati diri dan kedaulatan NKRI, ” kata Maxi kepada wartawan, Kamis (30/5/2024).

Ia berharap pemerintah pusat bisa segera membangun gerbang, monumen, pos pemantauan, dan infrastruktur sarana/pra sarana pendukung lain yang identik dengan wilayah perbatasan di kawasan titik nol Selatan RI itu.

Identifikasi Kawasan Perbatasan

Pada kesempatan yang sama, Maxi mengatakan, Rakor digelar untuk menyusun rencana aksi tahun 2026, dan identifikasi potensi unggulan di kawasan perbatasan negara pada wilayah Provinsi NTT khususnya Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, dan Kabupaten Alor.

Ia menyebut, tujuan Rakor itu adalah untuk membahas usulan rencana aksi tahun 2026 sesuai Peraturan Kepala (Perka) Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terkaitĀ  rencana aksi 2 (dua) tahun ke depan.
Menurut Maksi, ada tiga kawasan lokasi perbatasan yang menjadi prioritas pemerintah Provinsi NTT maupun pemerintah pusat adalah kawasan perbatasan negara di Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, dan Kabupaten Alor.

“Rakor ini dilaksanakan sesuai amanat Perka BNPP. Ada tiga lokasi kawasan perbatasan prioritas, yaitu Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, dan Kabupaten Alor, ” katanya.