Kupang, KN – Bank NTT bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT terus berkolaborasi, mengeksekusi program vokasi dan training industri.

Program pengiriman lulusan SMA/SMK untuk belajar di luar negeri, merupakan ide besar Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang belum tereksekusi, karena terkendala pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan membuka pendaftaran bagi lulusan SMA/SMK yang berminat mengikuti program tersebut.

Menurutnya, siapapun lulusan SMA/SMK di NTT bisa mengikuti program ini, asalkan usianya tidak lebih dari 35 tahun.

“Polanya kemitraan dengan Bank NTT. Ini hal dan inovasi baru yang coba diterobos oleh pemerintah,” kata Linus Lusi kepada wartawan, usai perayaan Hardiknas Selasa 2 Mei 2023.

Dijelaskan Linus Lusi, masyarakat tidak perlu khawatir terkait pembiayaan program ini, karena Bank NTT sudah siap mendukung dengan dana senilai Rp50 Juta lebih per orang tanpa jaminan, dengan bunga 0%.