Kupang, KN – Ketua Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Julie Sutrisno Laiskodat meminta agar program Kelor terus dilanjutkan, meski masa jabatannya segera berakhir.
Menurutnya, Kelor selain menjadi komoditi unggulan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, juga untuk penurunan Stunting di NTT lewat program PMT atau Pemberian Makanan Tambahan bagi balita Stunting di NTT.
“Tahun depan, masa jabatan saya sebagai Ketua Dekranasda selesai. Tapi program Kelor harus dilanjutkan,” kata Bunda Julie usai pertemuan dengan Plt Sekda Provinsi NTT Yohana Lisapaly di Kantor Gubernur, Rabu 28 Desember 2022.
Anggota DPR RI Komisi IV ini menjelaskan, program Kelor harus dilaksanakan lintas sektor oleh semua pihak terkait, selain Dekranasda NTT dan PKK NTT.
“Selama ini PKK dan Dekranasda sudah laksanakan dengan baik, sampai menghasilkan Mie Kelor. Saya maunya program Kelor dilaksanakan lintas sektor. Kita lagi perjuangkan agar PMT nasional dan daerah harus menggunakan Kelor,” ucap Bunda Julie.
Ide Bunda Julie ini ternyata mendapat sambutan positif dari pemerintah Provinsi NTT. Plt. Sekda Provinsi NTT Yohana Lisapaly mengatakan, Kelor yang ada di NTT merupakan kelor terbaik di dunia setelah Spanyol.





Tinggalkan Balasan