Sahri menegaskan bahwa struktur kepengurusan yang baru dibentuk ini diisi oleh figur-figur yang siap mendedikasikan waktu dan energinya untuk kemaslahatan bersama serta menjaga stabilitas keamanan di Kota Kupang.

“Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang, berkontribusi dalam pembangunan daerah, serta menjaga persatuan dan kebersamaan. Mari kita melangkah dengan semangat baru demi kemajuan Kerukunan Keluarga Madura Flobamora dan Kota Kupang,” tutur Sahri optimis.

Sebagai simbol pengikat komitmen persaudaraan dan penyatuan visi kultural, akhir dari prosesi pelantikan tersebut ditandai dengan sebuah momen simbolis yang sakral. 

Pengurus KKMF Kota Kupang secara resmi menyerahkan cinderamata kehormatan berupa senjata tradisional celurit kepada dr. Christian Widodo. 

Pemberian celurit ini bukan sekadar penyerahan benda fisik, melainkan sebuah simbolisasi tingkat tinggi yang melambangkan keteguhan persaudaraan, penghormatan mendalam terhadap akar budaya Madura, sekaligus ungkapan terima kasih atas ruang perlindungan yang diberikan Pemkot Kupang bagi etnis pendatang. (agn)