Kehadiran kilat sang kepala daerah ini sengaja diupayakan sebagai bentuk atensi, kehangatan, serta komitmen proteksi pemerintah terhadap seluruh paguyuban etnis yang hidup di Kota Kasih.
“Saya harus hadir malam ini sebagai bentuk cinta dan penghargaan kepada keluarga besar Madura di Kota Kupang. Terima kasih atas kontribusi yang selama ini telah diberikan bagi kemajuan Kota Kupang,” ungkap Christian disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Melalui momentum ini, Pemkot Kupang mengajak seluruh elemen paguyuban untuk tidak menutup diri dan terus membuka ruang dialog interaktif.
Kerja sama yang sinergis antaretnis diyakini akan mampu mewujudkan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang aman, inklusif, damai, dan membanggakan bagi setiap warga yang menetap di dalamnya. (agn)







Tinggalkan Balasan