“Ke depannya sesuai tagline Bapak Ketum Letjen TNI Richard Tampubolon: Bersatu Berprestasi. Maknanya sangat dalam. Kita bersatu dulu baru berprestasi,” ujarnya.

Fransisco berkomitmen, di dalam kepengurusan baru nantinya, pihaknya akan merangkul semua pihak, termasuk pengurus cabang yang sebelumnya terpisah.

“Ini rumah besar kita semua. Saya yakin dengan dukungan pelatih, kita bisa berbicara banyak di PON 2028 di NTT,” kata Bessi.

Fransisco juga menyorot peluang tuan rumah PON 2028. Taekwondo NTT akan bertanding di Graha Poltekkes, Kota Kupang. “Sangat sedih jika NTT tidak bisa meraih minimal medali emas. Peluang itu ada,” tegasnya.

Ia juga meminta pengurus cabang memperkuat pembinaan atlet pasca-konsultasi. “Saya pastikan teman-teman akan mulai training sama-sama. Taekwondo sudah beres, sudah tuntas,” ucapnya.

Fransisco menyebut, percepatan Musprov dilakukan agar proses konsolidasi atlet dan pelatih lebih terarah. “Kita sudah wasting time 3-4 bulan untuk proses pemilihan ketua. NTT ini spesial karena masa jabatan saya 2022-2026 sampai November 2026,” jelasnya.