Ia berharap PON 2028 jadi momentum kebangkitan olahraga NTT sekaligus penggerak ekonomi. Dampaknya ditargetkan menyentuh UMKM, pariwisata, transportasi, perhotelan, hingga masyarakat di kabupaten/kota penyelenggara.

Sesuai kesepakatan dengan pemerintah pusat, PON 2028 mengedepankan efisiensi. Cabang olahraga akan dibagi sesuai kesiapan venue yang sudah ada di NTT dan NTB, tanpa bangun stadion baru skala besar.

Cabang yang belum bisa diakomodasi kedua provinsi akan dipertandingkan di Jakarta yang fasilitasnya lengkap.

Pemprov NTT sudah mulai menyiapkan anggaran dan berkoordinasi dengan DPRD serta pemkab/pemkot untuk penyempurnaan fasilitas. Kota Kupang akan jadi pusat utama, didukung kabupaten/kota lain sebagai lokasi pertandingan.

Apresiasi ke Presiden Prabowo

Gubernur Melki juga menyampaikan terima kasih ke Presiden Prabowo Subianto atas dukungan dan kepercayaan ke NTT.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat NTT, kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dukungan pemerintah pusat menjadi energi besar bagi kami untuk membuktikan NTT mampu jadi tuan rumah yang sukses dan membanggakan,” ucapnya.