Guna merealisasikan konsep inklusif tersebut secara berkelanjutan, Wali Kota memastikan akan segera berkoordinasi dengan jajaran perangkat daerah teknis, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang. Tujuannya agar regulasi pemanfaatan ruang publik bagi seluruh organisasi kepemudaan dan komunitas kreatif di Kota Kupang dapat tertata rapi.

Di samping mematangkan konsep ruang kolaborasi pemuda, dr. Christian Widodo yang juga memegang amanah sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang, memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan komitmen penguatan sektor olahraga prestasi. Fokus perhatian kini diarahkan penuh guna menyongsong gelaran akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dipercaya menjadi tuan rumah bersama.

Pemerintah Kota Kupang bersama KONI terus bergerak memastikan seluruh cabang olahraga mendapatkan asupan dukungan yang proporsional. Intervensi kebijakan difokuskan pada peningkatan sarana-prasarana tempat latihan, jaminan kesejahteraan, pemenuhan standar gizi atlet, hingga sistem pembinaan performa yang terukur dan berkala.