Ia menjelaskan bahwa olahraga merupakan sarana positif untuk membentuk mental yang kuat, disiplin, serta menjauhkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.
Perwira dengan pangkat tiga balok di pundak tersebut menambahkan bahwa turnamen tinju amatir ini tidak hanya boleh dipandang sebatas ajang adu ketangkasan fisik dan strategi di atas ring.
Lebih dari itu, atmosfer kompetisi yang sehat ini terbukti efektif menjadi sarana pemersatu yang mempererat tali persaudaraan serta silaturahmi, baik antarsesama atlet maupun dengan masyarakat luas yang hadir memadati tribun GOR Oepoi sebagai suporter.
Berkat pengamanan yang terukur dan kerja sama yang solid antara pihak keamanan, panitia internal kampus, serta kedewasaan para penonton, seluruh rangkaian acara dari babak penyisihan hingga malam final penutupan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
Keberhasilan pelaksanaan turnamen ini merefleksikan kuatnya sinergi kemitraan antara dunia kepolisian dan instansi pendidikan tinggi dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia (SDM) muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. (agn)







Tinggalkan Balasan