Kehadiran acara-acara kebudayaan di tengah ruang publik urban dinilai memberikan penyegaran di tengah rutinitas harian yang padat.
“Acaranya seru sekali malam ini, apalagi ada pertunjukan tarian etnik di panggung utama. Jarang-jarang kita bisa menikmati kuliner murah sambil menonton pelestarian budaya lokal di tengah kota seperti ini. Ruang publik seperti Saboak ini harus terus dipertahankan karena menjadi tempat berkumpul yang sangat positif untuk anak muda Kupang,” kata Sergio (22), salah seorang pemuda asal Kota Kupang yang hadir menikmati suasana malam di lokasi, Sabtu (20/6).
Tidak hanya panggung seni, suasana di sekitar area stan kuliner dan produk UMKM lokal juga tampak ramai lancar dipadati pengunjung yang mengantre tertib.
Adanya area beratap terpadu yang disediakan oleh Pemerintah Kota Kupang membuat alur pengunjung yang ingin bersantai menikmati malam menjadi lebih nyaman dan tertata.
Sinergi antara hiburan rakyat, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi kreatif malam ini membuktikan bahwa SABOAK telah berhasil bertransformasi menjadi ikon baru gaya hidup masyarakat Kota Kupang. (agn)







Tinggalkan Balasan