“Hari ini kita bisa bersama-sama bertemu untuk berdiskusi sekaligus mencari berbagai solusi terhadap pelaksanaan khususnya terkait dengan percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah,” ujar Fatoni saat membuka rapat, Kamis, (18/6/2026).

Menurut Fatoni, selain membuat proses pencairan anggaran lebih efisien, SP2D Online juga memperkuat pengawasan. Ia mengapresiasi Pemda dan BPD, termasuk Bank NTT, yang telah berkomitmen mendukung implementasi.

Fatoni juga menyorot peran strategis BPD dalam mengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). “Pemilihan bank pengelola RKUD mempertimbangkan reputasi dan kesehatan bank, kualitas layanan, serta manfaat bagi pembangunan daerah,” jelasnya.

OJK: Peran BPD Sangat Strategis

Perwakilan OJK, Aprianus John Risnad, turut hadir memberikan asistensi regulasi. Ia menyebut peran BPD sangat strategis dalam mendorong transformasi digital layanan keuangan Pemda.

Untuk itu, OJK terus memperkuat kapasitas BPD lewat penguatan permodalan, tata kelola TI, manajemen risiko digital, hingga sinergi melalui skema Kelompok Usaha Bank (KUB).