Agustina juga menyebut BGN membuka opsi penggabungan SPPG sebagai bagian dari refocusing. Selain itu, model insentif akan diubah. Penilaian tak cuma dari jumlah porsi yang keluar, tapi juga dari kualitas makanan dan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan.

“Kami akan susun komposisi penilaian baru. Jadi insentifnya tidak sama lagi bentuknya. Yang dinilai bukan cuma output berapa porsi, tapi bagaimana dapur itu bisa menghasilkan makanan berkualitas dan aman,” tutupnya. (*/ab)