Ia menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan NTT, termasuk dalam peningkatan kualitas pendidikan yang masih menjadi tantangan di daerah. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melalui Program Jam Belajar Masyarakat setiap pukul 18.00-19.30 WITA.

Selain pendidikan, Melki juga menyoroti peran pemuda dalam menggerakkan ekonomi lokal. Menurutnya, berbagai kegiatan OMK dalam rangkaian perayaan Hati Kudus Yesus tidak hanya bernilai religius, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

“Kegiatan anak muda perlu didokumentasikan dan dievaluasi agar dampaknya bisa diukur dan menjadi dasar dukungan pemerintah ke depan,” katanya.

Melki juga mengajak generasi muda memanfaatkan masa muda untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Sementara itu, Bupati TTU Falentinus Delasalle Kebo menilai dialog antara pemerintah dan kaum muda merupakan forum penting untuk mempertemukan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah.