KUPANG, KN — Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang masa bakti 2026-2030 telah resmi dikukuhkan pada Sabtu (6/6/2026), pukul 19.15 WITA.
Prosesi pelantikan ini diselenggarakan secara khidmat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengemban amanah sebagai Ketua Umum KONI Kota Kupang.
Beliau didampingi oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis yang menduduki posisi sebagai Wakil Ketua I.
Pelantikan ini dipimpin oleh Sekretaris Umum KONI NTT, Dr. Alfons Theodorus, ST, MT, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Provinsi NTT sekaligus Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt.
Dr. Alfons menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur NTT yang berhalangan hadir secara langsung akibat kendala keterlambatan (delay) jadwal penerbangan pesawat, yang baru mendarat di Kupang pada pukul 20.30 WITA.
Momentum Strategis Menuju PON 2028
Dalam pidato tertulis yang dibacakan oleh Dr. Alfons, penataan organisasi ini dinilai memiliki arti yang sangat penting bagi pembinaan prestasi olahraga di wilayah NTT.
Terlebih lagi, momentum ini bertepatan dengan persiapan NTT yang akan mencetak sejarah baru sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2028 bersama Provinsi NTB.
Sebagai bagian dari pembagian wilayah, Provinsi NTT dipercaya untuk menggelar 24 cabang olahraga (cabor).
Dari jumlah tersebut, Kota Kupang ditargetkan menjadi pusat pertandingan untuk sekitar 14 cabor.
Berdasarkan kalkulasi panitia, waktu yang tersisa untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan tersebut kini tinggal 821 hari lagi.
Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan olahraga diharapkan dapat bersinergi secara maksimal sejak dini.
Target “4 Sukses” yang Harus Dicapai
KONI NTT menitipkan amanah mengenai empat target utama yang wajib disukseskan dalam menyambut ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut:
- Sukses Penyelenggaraan: Pemerintah daerah berkomitmen mengoptimalkan Stadion Oepoi. Saat ini, dokumen perencanaan Detail Engineering Design (DED) telah rampung, dengan target kapasitas tampung mencapai 25.000 penonton untuk menjadi lokasi upacara pembukaan PON.
- Sukses Prestasi: Pihak provinsi mengapresiasi kebijakan strategis Ketua Umum KONI Kota Kupang yang telah mengalokasikan insentif fiskal khusus untuk mendukung aktivitas olahraga dan sistem pembinaan atlet di tingkat kota.
- Sukses Administrasi: Pengurus diingatkan untuk selalu menjaga tata kelola administrasi yang akuntabel guna menghindari masalah hukum setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
- Sukses Pertumbuhan Ekonomi: Kehadiran belasan cabor di Kota Kupang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara signifikan dan mempercantik wajah ibu kota provinsi.
Di akhir sambutan, jajaran pengurus KONI Kota Kupang yang baru dilantik diminta untuk segera merumuskan program kerja yang sejalan dengan agenda besar PON 2028.
Guna mematangkan koordinasi ini, KONI Provinsi NTT juga dijadwalkan akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) dalam waktu dekat pada bulan Juni ini.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kupang Richard, jajaran Forkopimda, Asisten I, II, dan III Setda Kota Kupang, Sekretaris Daerah (Sekot) selaku Ketua Harian periode sebelumnya, serta perwakilan pengurus berbagai cabang olahraga. (agn)





Tinggalkan Balasan