Terkait birokrasi, dr. Christian menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk mempercepat penanganan disposisi dan aspirasi warga demi pelayanan publik yang responsif. Ia mengingatkan bahwa fondasi terpenting sebuah daerah adalah ikatan emosional dan persaudaraan masyarakatnya.
“Bangsa tidak runtuh ketika gedung-gedungnya hancur. Bangsa runtuh ketika rasa persaudaraan di antara rakyatnya hilang,” ucapnya sembari mengutip filosofi Henry Ford tentang pentingnya kerja sama demi meraih kesuksesan.
Pada akhir kegiatan, upacara ditutup dengan penyerahan bantuan bangku taman secara simbolis kepada Pemkot Kupang. Bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi penataan ruang publik yang diberikan oleh Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang dan Fakultas Teknik Dili Institute of Technology (DIT) Timor-Leste, yang diserahkan langsung oleh Dekan FT Unwira, Dr. Don Gaspar N. Da Colista kepada Wali Kota Kupang. (agn)







Tinggalkan Balasan