“Kami optimistis program yang berfokus pada kelompok umur muda dapat dipercepat sehingga dalam dua tahun ke depan pembinaan berjalan dengan baik dan tidak prematur,” katanya.
Achmad berharap, target sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi dapat diwujudkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.
Sementara itu, Ketua Umum POBSI NTT Adrian Manafe mengajak seluruh pengurus untuk bersatu membangun organisasi. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi perbedaan kelompok di tubuh POBSI NTT.
“Mulai hari ini tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada hanya keluarga besar POBSI NTT. Kita harus merapatkan barisan karena ini tanggung jawab besar untuk membawa organisasi ini menjadi lebih baik,” tegas Adrian.
Ia juga mengingatkan para atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi PON 2028. Menurutnya, waktu persiapan yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal melalui latihan yang konsisten.
“PON sudah dekat. Kita tidak boleh memiliki kualitas pemain yang biasa-biasa saja. Atlet harus fokus berlatih dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan