Sinergi Pemerintah dan Umat

dr. Ari Wijana menjelaskan bahwa dukungan Pemerintah Kota Kupang tidak hanya bersifat moral melalui bimbingan, tetapi juga bantuan material melalui anggaran APBD Kota Kupang. Hal ini membuktikan komitmen nyata pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakatnya.

“Khusus untuk perayaan Nyepi, dari tahun ke tahun ada anggarannya di APBD Kota Kupang. Sehingga, pelaksanaan hari raya Nyepi yang rentetannya mulai dari Melasti, Tawur Agung Kesanga (Pawai Ogoh-ogoh), hingga Dharma Santi hari ini, semuanya mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kupang,” tambahnya.

Solidaritas dan Gotong Royong

Selain kepada pemerintah, ungkapan terima kasih juga ditujukan kepada seluruh sponsor, donatur, serta segenap umat sedharma yang telah memberikan punia (sumbangan) sehingga panitia dapat bergerak lebih leluasa. Tercatat sebanyak 68 orang panitia telah bekerja keras berkolaborasi dengan umat sedharma dan para sponsor guna menyukseskan rangkaian acara.

Mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam” (Satu Bumi, Satu Keluarga), acara Dharma Santi ini juga menjadi ajang refleksi untuk mempererat persaudaraan. Umat Hindu di Kota Kupang, yang berjumlah sekitar 560 Kepala Keluarga atau kurang lebih 3.000 jiwa, diharapkan dapat terus menjalankan upacara dan perayaan hari raya dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan.