Kupang, KN – Mantan Wakil Ketua Umum KONI NTT, Dr. Semuel Haning, S.H.,M.H menanggapi kabar pemberhentian empat orang staf sekretariat, pada kantor KONI NTT.

Menurutnya, pasca mendapatkan informasi bahwa mereka diberhentikan, sebagian staf KONI NTT menghubunginya, dan mengadukan perihal pemberhentian tersebut. Karena itu, ia mengaku cukup prihatin dengan situasi tersebut.

“Saya cukup prihatin, karena ada staf yang sudah mengabdikan diri puluhan tahun. Sewaktu saya masih jadi Wakil Ketua Umum, mereka melayani kami dengan baik. Karena itu, jika diberhentikan, maka saya cukup prihatin,” kata Dr. Semuel Haning, Kamis (21/5/2026) sore.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan pengaduan langsung dari staf KONI NTT, dirinya juga langsung menawarkan, untuk memberikan pekerjaan kepada mereka.

“Kalau soal kerja, mereka empat orang, datang di sini saya kasi kerja. Saya telepon mereka, dan sampaikan bahwa saya terima mereka, jika kalian mau datang. Hapuslah air mata kalian,” ujarnya.

Dr. Semuel Haning menegaskan, pemimpin seyoganya mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang diterima, dalam pemberhentian seorang pegawai.

“Mereka membutuhkan suatu kehidupan yang layak. Apalagi mereka kerja, kerja dan kerja. Bukan hanya terima uang saja, karena ada tiga staf dan satu cleaning service. Karena mereka teman saya. Pada waktu kita di KONI, mereka layani dengan baik. Ketika kita memberhentikan mereka, kasihan nasib mereka akan terganggu,” ungkapnya.

Dr. Semuel Haning menambahkan, dirinya tetap membuka peluang untuk menerima empat staf yang diberhentikan tersebut, jika mereka ingin bergabung dengan keluarga besar UPG 1945 NTT.

“Saya siap menerima mereka. Ataupun jika mereka diterima kembali bekerja di KONI, maka saya sangat mengapresiasi keputusan tersebut,” tandas Dr. Semuel Haning. (*)