“Kebangkitan hari ini bukan lagi tentang mengangkat bambu runcing, melainkan mengangkat kualitas manusia. Bukan lagi melawan penjajahan fisik, melainkan melawan kemalasan, perpecahan, ketidakpedulian, dan ketertinggalan,” pungkas Serena.

Upacara peringatan Harkitnas ke-118 ini ditutup dengan ajakan bersama untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan pembangunan di Kota Kupang senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. (*)