Tambolaka, KN – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti pertemuan alumni Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang asal Kabupaten Sumba Barat Daya dengan jajaran pimpinan universitas, Minggu (17/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Sumba Barat Daya ini dihadiri langsung oleh Rektor UNITRI Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., disambut dengan suasan hangat dan keakraban sebagai bentuk rasa rindu alumni terhadap kampusnya.

Para alumni yang sebagian besar adalah penerima beasiswa Yayasan dan Pemda kini telah berkiprah di berbagai sektor strategis di Kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan kebanggaan mereka sebagai lulusan UNITRI.

Mereka mengungkapkan bahwa pendidikan yang diperoleh di UNITRI tidak hanya membekali kompetensi akademik, tetapi juga karakter, etos kerja, dan semangat pengabdian kepada daerah.

“Kami merasa menjadi bagian dari produk SDM berkualitas yang telah berkontribusi dalam pembangunan strategis di Sumba Barat Daya. Kini saatnya kami membalas kepercayaan tersebut dengan berkolaborasi lebih erat dalam mendukung visi pembangunan daerah,” ujar salah satu perwakilan alumni Kristian yang merupakan fungsionaris BEM saat itu dan ketua alumni Unitri SBD.

Para alumni menyatakan kesiapan mereka untuk menjadi motor penggerak dalam mewujudkan program strategis Bupati Sumba Barat Daya yang mengusung visi “Membangun Desa Menata Kota”.

Mereka secara khusus tertarik untuk berkolaborasi dalam pengembangan program UMKM dan pariwisata berbasis komunitas, sesuai dengan keahlian Rektor UNITRI di bidang tersebut.

Prof. Dodi Wirawan Irawanto menyambut baik antusiasme para alumni. “Pariwisata berbasis komunitas adalah kunci pembangunan berkelanjutan. Dengan sinergi antara kampus, alumni, dan pemerintah daerah, program ini dapat terwujud dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sumba Barat Daya,” ungkapnya.

Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi yang konkret antara akademisi dan praktisi di lapangan. “Alumni adalah aset berharga yang telah membuktikan kualitas pendidikan UNITRI. Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal,” tambah Prof. Dodi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Kemahasiswaan Fendiyatmi Kusufa, M.M., memberikan pesan kepada para alumni untuk senantiasa menjaga nama baik almamater. “Kalian adalah duta UNITRI di Sumba Barat Daya. Jadilah bagian dari promosi UNITRI melalui prestasi dan kontribusi nyata kalian dalam pembangunan. Tunjukkan bahwa lulusan UNITRI adalah SDM yang berkualitas dan berintegritas,” pesan Fendiyatmi dengan penuh semangat.

Hadir juga, Agustinus Ghunu, M.AP., dosen FISIP UNITRI yang juga putra Sumba, menyampaikan pesan persaudaraan kepada para alumni. “Mari kita perkuat tali persaudaraan sesama anak Sumba. Bersama kita lebih kuat. Dengan solidaritas dan kolaborasi yang kokoh, Sumba akan lebih maju dan sejahtera. Ini sejalan dengan pesan Rektor bahwa pembangunan dimulai dari penguatan komunitas,” ujar Agustinus dengan penuh harap.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk membentuk forum kolaborasi alumni UNITRI Sumba Barat Daya yang akan fokus pada pengembangan pariwisata komunitas, pemberdayaan UMKM, serta penguatan kapasitas SDM lokal. Alumni berkomitmen untuk menjadi jembatan antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat melahirkan program-program konkret yang tidak hanya memperkuat pertanian dan ekonomi lokal, tetapi juga melestarikan budaya dan kearifan lokal masyarakat Sumba Barat Daya. Forum alumni ini akan segera merancang roadmap kolaborasi untuk mendukung program strategis daerah. (*/ab)