Untuk wilayah tanpa akses internet, pemerintah akan memfasilitasi penggunaan jaringan satelit seperti Starlink. Sementara untuk daerah yang belum memiliki listrik, pemerintah akan bekerja sama dengan PLN untuk pembangunan jaringan.

“Untuk daerah yang belum ada internetnya, nanti kita fasilitasi dengan jaringan Starlink. Kemudian yang belum ada listriknya, kita bekerja sama dengan PLN,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur dasar tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor, mengingat pengadaan listrik merupakan kewenangan PLN, sementara Kemendikdasmen berperan dalam memastikan dukungan terhadap proses pembelajaran.

Pemerintah pun optimistis bahwa melalui penguatan kolaborasi antar berbagai pihak, kualitas pendidikan nasional, termasuk di NTT, akan terus meningkat menuju standar yang diharapkan. (roy/ab)