Selain itu, dalam sesi pertama Rakerda, HIPMI NTT juga menghadirkan Bank NTT sebagai narasumber, seiring dengan penunjukan bank tersebut sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Restu menyampaikan, dalam satu bulan terakhir, HIPMI NTT tercatat telah melaksanakan dua kegiatan besar, termasuk kolaborasi dengan komunitas Muatay dan Dapur Flobamorata.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, serta peluncuran program HIPMI Culinary Volume 1 sebagai langkah awal pengembangan sektor kuliner.

“HIPMI dibangun oleh anak-anak muda yang mampu menjemput peluang dengan tangan mereka sendiri. Melalui Rakerda, Diklatda, dan Forbisda, kami membuka jejaring investasi dan kemitraan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Restu.

Ia juga menegaskan bahwa HIPMI NTT tidak boleh hanya besar dalam nama, tetapi harus nyata dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat. Restu turut mendorong generasi muda untuk berani memulai usaha dan tidak takut menghadapi kegagalan.