Ia mencontohkan, geliat ekonomi masyarakat yang terlihat dari aktivitas penjualan takjil di Kota Kupang selama Ramadan.
Berdasarkan perkiraan perbankan, nilai transaksi penjualan takjil di salah satu titik keramaian di Kota Kupang, diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar hingga akhir Ramadan.
“Ini baru dari satu titik. Belum lagi penjualan di tempat lain seperti di kawasan Air Mata dan lokasi lainnya di Kota Kupang. Artinya ekonomi rakyat benar-benar bergerak pada periode ini,” tandasnya. (ocp/ab)
Halaman





Tinggalkan Balasan