Kupang, KN – Christian Widodo menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan ruang strategis untuk mempertemukan kebutuhan riil masyarakat dengan tanggung jawab pemerintah dalam bentuk kebijakan dan program yang tepat sasaran.
Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan Musrenbang dan Pra Musrenbang Tematik Stunting Tingkat Kecamatan Kota Raja, Selasa (24/2).
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, Camat Kota Raja, para lurah se-Kecamatan Kota Raja, Ketua LPM/RW/RT, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.
Menurut Wali Kota, kebijakan pembangunan ke depan tidak boleh lagi disusun secara sepihak tanpa mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
“Kalau masyarakat butuh apel, jangan kita kasih jeruk. Kalau mereka butuh perbaikan meja, kursi, atau lapangan, itu yang harus kita jawab. Kebijakan harus lahir dari bawah, bottom-up, bukan top-down,” tegasnya.





Tinggalkan Balasan