Bupati Agas Andreas menegaskan bahwa sambungan listrik yang dinyalakan bersumber dari dana CSR Bank NTT. Ia menilai program ini sebagai bentuk nyata kepedulian Bank NTT terhadap masyarakat Manggarai Timur.

Ia menjelaskan, dana CSR tersebut telah diserahkan secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur pada Oktober 2025, namun tidak melalui rekening pemerintah daerah. Dana langsung digunakan untuk membiayai pemasangan meteran listrik bagi warga yang telah diverifikasi sebagai keluarga kurang mampu.

Menurut Bupati Agas, ini merupakan kali kedua Bank NTT menyalurkan bantuan CSR untuk program kelistrikan di Manggarai Timur. Sebelumnya, Bank NTT juga memberikan bantuan serupa dengan nilai sekitar Rp700 juta.

“Bank NTT adalah bank milik pemerintah dan masyarakat NTT. Manggarai Timur merupakan salah satu pemegang saham terbesar di Bank NTT, sehingga sudah sepatutnya kita mendukung dan mengapresiasi kontribusi bank daerah ini,” ujarnya.

Ia berharap program CSR Bank NTT dapat terus berlanjut, tidak hanya di sektor kelistrikan, tetapi juga mendukung pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu. Bupati Agas juga mengajak warga memanfaatkan listrik untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.