Gubernur NTT Ajak Wisudawan UCB Kembangkan Potensi Desa dan Tekan Defisit Perdagangan

Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan sambutan dalam acara wisuda Universitas Citra Bangsa. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KNGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Universitas Citra Bangsa (UCB) yang dikenal sebagai salah satu kampus swasta di NTT yang terus bertumbuh melalui inovasi pembelajaran.

Hal itu disampaikan dalam acara wisuda yang digelar Kamis (4/12/2025) di Hotel Harper Kupang. Menurutnya, momentum wisuda menandai babak baru keberhasilan UCB dalam memberikan manfaat bagi masyarakat NTT dan Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki mengajak seluruh wisudawan untuk terlibat aktif dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menekankan bahwa KDMP tidak hanya menyediakan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat produktivitas ekonomi dan pertumbuhan desa.

“Saya mengajak kita semua untuk kembali ke desa, mengembangkan potensi desa dengan baik. Saat ini perputaran anggaran mencapai Rp3,5 miliar. Ada potensi hilirisasi yang bisa kita dorong melalui program One Village One Product (OVOP),” ujarnya.

Gubernur Melki juga menyoroti kondisi defisit perdagangan NTT yang mencapai Rp51 triliun. Ia menegaskan bahwa kerja sama berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menekan angka tersebut.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada UCB yang telah berhasil mendirikan Fakultas Kedokteran pertama dari kampus swasta di NTT. Gubernur Melki menyatakan bahwa kehadiran fakultas tersebut menjadi solusi atas kebutuhan tenaga dokter di NTT.

BACA JUGA:  Bupati Lembata dan Bupati-Wabup Sabu Raijua Dilantik Besok, Sore Gladi Bersih

“Kita patut bangga. Dengan adanya fakultas kedokteran di UCB, kita memiliki lembaga yang menjawab kebutuhan dokter di daerah. Ini juga akan menjadi tempat yang melahirkan lulusan berkualitas, bahkan bisa bekerja hingga ke Jepang,” katanya.

Menurutnya, lulusan UCB menjadi salah satu yang diminati di Negeri Sakura karena kualitas serta etos kerja yang baik. Selain itu, Gubernur Melki juga menyinggung rencana Program Jam Belajar yang akan segera diluncurkan. Ia mengajak seluruh pihak untuk kembali menghidupkan nilai-nilai keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

Pada bagian akhir sambutannya, Gubernur mengungkapkan keprihatinan atas temuan kasus HIV/AIDS yang mulai teridentifikasi pada siswa SMP di Kota Kupang.

Ia menegaskan bahwa masalah tersebut bukan semata kesalahan anak-anak, melainkan tanggung jawab bersama orang tua, lingkungan, pemerintah, dan tokoh masyarakat.

“Ini alarm bagi kita semua. Bersama UCB, kita harus memastikan anak-anak dapat kembali beraktivitas dengan baik tanpa ancaman HIV/AIDS. Ini menjadi bagian dari upaya membina karakter dan moral generasi kita,” tegasnya.

Gubernur NTT berharap UCB terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun SDM berkualitas, mengembangkan desa, serta menjawab tantangan sosial-ekonomi di NTT. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS