Salah satu siswa SMKN 2 Lembar, Qiqi Al Laqi, turut menyampaikan rasa senangnya atas hadirnya kantin baru tersebut.
“Saya baru tahu kalau kantin ini dibangun dari limbah PLTU. Sekarang kantinnya lebih bagus, bersih, dan nyaman dibanding kantin kami sebelumnya,” ungkap siswa jurusan Akomodasi Perhotelan itu.
Rasa syukur juga datang dari pengelola kantin sekolah, Ibu Ayat, yang menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas dukungan pembangunan fasilitas ini.
“Alhamdulillah, sekarang kami sudah punya kantin yang lebih bagus, nyaman, dan kokoh. Dengan fasilitas ini, kami bisa melayani murid-murid lebih baik lagi,” ucap Ibu Ayat.
Program pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai guna. FABA yang termasuk kategori limbah non-B3 dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif ramah lingkungan sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM lokal.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa program TJSL ini sejalan dengan komitmen PLN untuk memanfaatkan energi dan sumber daya secara berkelanjutan.





Tinggalkan Balasan