Christo juga menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada showroom dan penjual kendaraan untuk segera melakukan mutasi kendaraan agar data kendaraan lebih akurat.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana pembukaan loket pembayaran PKB di Mall Pelayanan Publik Sumba Barat sebagai upaya mempermudah akses pembayaran pajak. Selain itu, akan dilakukan kerja sama dengan manajemen hotel untuk mendorong karyawan agar taat membayar pajak kendaraan mereka.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap sinergi antara berbagai pihak dapat terus diperkuat demi mendongkrak pendapatan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Titip Pesan Sinergi untuk Sumba Barat
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena dalam sambutannya mengaku berbangga atas pertumbuhan sektor pariwisata dan layanan kesehatan yang berjalan sangat baik di Kabupaten Sumba Barat.
“Disamping itu, tugas bersama kita adalah mendukung suksesnya penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI,” jelas Gubernur.
Ia melanjutkan, CKG bukan hanya diurus Dinas Kesehatan, CKG adalah program gratis yang kita manfaatkan secara optimal. “Jadi sekali lagi saya harapkan adanya sinergi dari pengurus Puskesmas, bersama Para Camat, Lurah hingga RT dan RW untuk berpartisipasi pada program ini,” tambahnya.
Ia turut menegaskan pentingnya mengaktifkan Siskamling di tingkat RT/RW untuk menjaga keamanan lingkungan.
“Sebelumnya saya telah meninjau salah satu Pos Kamling di Kelurahan Liliba, Kota Kupang yang telah eksis selama empat tahun terakhir. Namun fungsinya bukan sekadar tempat ronda malam, tetapi turut menjadi contoh nyata gotong royong dan solidaritas antar warga, sehingga harapannya pengaktifan Pos Siskamling dapat diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota di NTT,” ungkap Gubernur Melki Laka Lena.
Selanjutnya, Gubernur turut menyampaikan rencana pelaksanaan Program Bedah Rumah sebagai bagian dari pembangunan daerah. Disamping itu, Ia mengharapkan agar Kabupaten Sumba Barat dapat mengembangkan potensi lokal menjadi produk-produk berkualitas.







Tinggalkan Balasan