Kupang, KN– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Abraham Paul Lianto, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa UPG 1945 NTT.
Dalam sambutannya, Senator Abraham menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika ke dalam kehidupan sehari-hari generasi muda, khususnya mahasiswa.
“Kegiatan sosialisasi seperti ini adalah kewajiban dari seluruh anggota MPR RI. Dari 730 anggota, masih banyak yang belum menjalankan secara optimal. Padahal, inilah dasar membumikan nilai kebangsaan kita,” ujarnya.
Abraham juga menyoroti pentingnya integrasi dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) seperti NTT. Ia menegaskan bahwa penguatan SDM adalah kunci untuk membebaskan NTT dari stigma ketertinggalan.
“NTT ini sering dilabeli miskin infrastruktur dan miskin SDM. Tapi saya yakin, jika pendidikan dan pelatihan ditingkatkan, 10 hingga 15 tahun ke depan kita bisa melihat perubahan besar. Anak-anak dari NTT bisa jadi profesor, dokter, pemimpin, asalkan diberikan kesempatan yang sama,” tuturnya penuh keyakinan.
Ia juga membandingkan Indonesia dengan Korea Selatan yang merdeka di tahun yang sama, namun mengalami pertumbuhan ekonomi dan SDM yang jauh lebih pesat. Menurutnya, hal ini terjadi karena Korea Selatan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan ekonomi secara konsisten.
“Indonesia punya kekayaan alam luar biasa, laut, tambang, hutan, tapi kita tertinggal karena SDM-nya tidak dimaksimalkan. Jangan hanya jadi penonton di tanah sendiri. Pendidikan adalah jalan keluar,” lanjut Abraham.
Ketua BPH PB PGRI, Dr. Semuel Haning, S.H., M.H., turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini. Ia menyebut bahwa materi yang dibawakan Senator Abraham Paul Lianto sangat menyentuh dan menggugah kesadaran mahasiswa tentang pentingnya persatuan dan integritas bangsa.
“Ini luar biasa, sangat menguatkan jati diri generasi muda. Mahasiswa harus kebal terhadap provokasi dan tidak boleh terpengaruh oleh ideologi yang memecah belah NKRI,” tegas Dr. Semuel.
Lebih lanjut, dalam acara tersebut juga dibahas rencana kerja sama strategis antara Universitas UCB (Universitas Citra Bangsa) dan UPG 1945 NTT guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Dengan kegiatan ini, Senator Abraham berharap mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dapat memperkuat mindset kebangsaan dan menjadi motor penggerak pembangunan daerah. (*)



Tinggalkan Balasan