Ia juga membandingkan Indonesia dengan Korea Selatan yang merdeka di tahun yang sama, namun mengalami pertumbuhan ekonomi dan SDM yang jauh lebih pesat. Menurutnya, hal ini terjadi karena Korea Selatan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan ekonomi secara konsisten.

“Indonesia punya kekayaan alam luar biasa, laut, tambang, hutan, tapi kita tertinggal karena SDM-nya tidak dimaksimalkan. Jangan hanya jadi penonton di tanah sendiri. Pendidikan adalah jalan keluar,” lanjut Abraham.

Ketua BPH PB PGRI, Dr. Semuel Haning, S.H., M.H., turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini. Ia menyebut bahwa materi yang dibawakan Senator Abraham Paul Lianto sangat menyentuh dan menggugah kesadaran mahasiswa tentang pentingnya persatuan dan integritas bangsa.

“Ini luar biasa, sangat menguatkan jati diri generasi muda. Mahasiswa harus kebal terhadap provokasi dan tidak boleh terpengaruh oleh ideologi yang memecah belah NKRI,” tegas Dr. Semuel.

Lebih lanjut, dalam acara tersebut juga dibahas rencana kerja sama strategis antara Universitas UCB (Universitas Citra Bangsa) dan UPG 1945 NTT guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.