Larantuka, KN – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Flores Timur, Selasa (15/7/2025).
Kunjungan ini, dalam rangka meninjau langsung kondisi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Dalam kunjunyannya, Wakil Gubernur NTT menyerahkan bantuan senilai Rp634 Juta.
“Saya datang untuk melihat langsung situasi masyarakat di posko-posko pengungsian, mendengar aspirasi dan keluhan, serta menyampaikan bahwa pemerintah hadir bersama rakyat dalam situasi sulit seperti ini,” kata Wagub Johni.
Dalam kunjungannya ke Posko Pengungsian Bokang Wolomatang dan Konga, Wagub Johni menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga.
Beberapa keluhan yang mencuat antara lain: kesulitan biaya pendidikan, terutama bagi anak-anak yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi, beban pinjaman di bank dan koperasi, yang kini sulit dilunasi karena kehilangan mata pencaharian, dan kerusakan hasil kebun dan kebutuhan lapangan kerja untuk memulihkan ekonomi keluarga.
Menanggapi hal tersebut, Wagub menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan pendataan kebutuhan pendidikan, serta menjajaki kemungkinan bantuan. Ia juga mendorong pemanfaatan program padat karya yang tengah berjalan sebagai upaya pemulihan ekonomi.
“Pendidikan tetap menjadi prioritas, termasuk dalam kondisi darurat. Pemerintah akan mencari solusi yang memungkinkan agar anak-anak tetap bisa melanjutkan sekolah,” tambah Johni.
Terkait masalah pinjaman, Wagub menjelaskan bahwa meskipun pemerintah tidak bisa mengintervensi langsung kebijakan bank, pihaknya siap memfasilitasi dialog dengan lembaga keuangan untuk mencari solusi keringanan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wagub Johni menyerahkan bantuan kemanusiaan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat. Bantuan tersebut meliputi: 3.460 paket makanan siap saji, 160 paket makanan anak, 70 paket perlengkapan keluarga (family kit), 64 paket perlengkapan anak (kids ware), 200 lembar kasur lipat, 50 lembar tenda gulung, 7 unit tenda serba guna, dan 100 lembar selimut. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp635.910.300.
Menutup rangkaian kegiatan, Wagub Johni meninjau langsung wilayah terdampak dengan menyusuri jalur dari Desa Boru menuju Padang Pasir, Klatanlo, hingga Dusun Gloriang. Ia melihat langsung kerusakan lingkungan dan pemukiman akibat erupsi.
“Kami akan terus bekerja keras membantu masyarakat keluar dari situasi ini. Tetaplah tabah dan bersabar, karena pemerintah hadir dan terus berupaya mencari jalan terbaik,” pungkas Johni.
Wakil Bupati Ignasius Boli menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten juga terus bergerak cepat dalam proses relokasi dan pemulihan pascabencana. Enam desa direncanakan untuk direlokasi, melibatkan 2.209 Kepala Keluarga (KK).
Sebanyak 130 hektar lahan telah disiapkan untuk pembangunan hunian tetap, serta fasilitas umum seperti sekolah, layanan kesehatan, rumah ibadah, dan infrastruktur penunjang lainnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama mendukung kebijakan pemerintah demi pemulihan bersama,” kata Wabup Ignasius. (*/ab)

