Atambua, KN – Dari jendela lantai dua Kantor Bank NTT Cabang Atambua, Rahmat Hidayat Kamuhar memandang ke arah jalan yang mengarah ke Pos Lintas Batas Motaain.

Jalan itu bukan sekadar penghubung antarnegara, tapi juga saksi atas pelan tapi pasti perubahan yang tengah digagas: mendigitalisasi urat nadi keuangan pemerintahan di wilayah perbatasan.

Rabu pekan lalu, 17 April 2025, Pemerintah Kabupaten Belu dan Bank NTT resmi masuk dalam jajaran pelopor digitalisasi keuangan daerah nasional. Dalam forum yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Hotel Bidakara, Jakarta, mereka menjadi satu dari 24 daerah yang menandatangani kerja sama implementasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online.

Sistem baru yang memungkinkan proses pencairan anggaran dilakukan real-time, tanpa kertas, dan terintegrasi langsung antara pemerintah daerah dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Dulu butuh waktu dan tumpukan dokumen untuk mencairkan anggaran. Sekarang, dari Belu kami bisa lakukan semuanya dalam hitungan menit,” ujar Rahmat, Selasa (22/4/2025).