“Metode ini juga bertujuan agar peserta didik dapat memahami konsep matematika dengan mudah, asik, dan menyenangkan yang diterima dari para gurunya,” ujarnya.
Oleh karena itu ia menyatakan, guru yang sejati adalah guru yang terus belajar. Sebab guru adalah agen perubahan (agen of change).
“Kalau kita menjadi agen of change berarti kita adalah sumber perubahan, supaya kita menjadi pelopor perubahan maka pembelajaran mungkin tidak pernah berhenti,” kata Kadis Wens di depan peserta kegiatan itu.
Ia mengungkapkan, untuk bisa mengetahui dan pelaku perubahan maka guru harus perlu belajar. Kendati lanjut dia, jadilah guru yang sejati sehingga membuat diri guru itu di hargai, di segani, di rujuki baik oleh siswa maupun sesama guru.
“Dengan kita menjadi guru yang sejati maka seharusnya, bagaimana tugas kita (guru) membuatnya riang gembira. Salah satunya adalah dengan cara guru itu sendiri,” ungkapnya.
Kadi Wens menegaskan, setiap anak di jenjang pendidikan dasar sangat membutuhkan sebuah metode belajar yang efektif untuk pengembangan numerasinya.







Tinggalkan Balasan