“Kita berdoa agar pelantikan berjalan dengan lancar. Ini agak istimewa, karena yang lantik ini Presiden langsung. Kabarnya setelah itu ada ret-ret dibawa ke Magelang, untuk digembleng di Magelang,” terangnya.
Ia menjelaskan, tujuan diadakan ret-ret di Magelang, adalah agar para kepala daerah memiliki visi dan misi yang sama dengan Presiden Prabowo. Artinya, akan ada kesesuaian antara program pemerintah pusat sampai ke daerah.
“Sehingga pemerintah daerah atau Bupati dan Gubernur terpilih bukan mewakili partai, tapi pemimpin daerah, yang harus sinergis dengan apa yang diarahkan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Jadi kita sama-sama bisa berbagi untuk menyelesaikan persoalan di daerah,” jelasnya.
Ahmad Yohan menegaskan, sebagai partai koalisi pendukung Melki-Johni dan sejumlah Bupati dan Wakil Bupati terpilih di NTT, PAN sangat senang dengan capaiannya di Pilkada 2024 silam.
Ia berharap kepemimpinan Melki-Johni dan kepala daerah yang akan dilantik 20 Februari 2025 nanti, bisa membawa NTT keluar dari persoalan kemiskinan. (*)





Tinggalkan Balasan