Kupang, KN – Sejak Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur ditetapkan pemerintah sebagai daerah wisata premium, geliat ekonomi dan investasi terus meningkat.
Namun di sisi lain, bermunculan pula oknum-oknum mafia tanah yang mulai marak di Labuan Bajo yang berujung pada sengketa lahan, sehingga akan sangat mengganggu iklim investasi yang akan dikembangkan.
Terkait hal ini, sejumlah anggota DPRD NTT pun angkat bicara dan meminta pemerintah daerah untuk bersikap tegas memberantas mafia tanah yang dapat mengganggu iklim usaha dan investasi di Labuan Bajo.
Anggota Komisi 2 DPRD NTT, Yunus Takandewa misalnya, saat diwawancarai Kamis, 13 Februari 2025, meminta Pemerintah daerah bersama seluruh komponen agar bertindak tegas terhadap mafia tanah, dan harus mempu menyiapkan iklim investasi yang sehat demi kemajuan dan peningkatan ekonomi daerah.
“Pemerintah daerah harus bertindak tegas, menggandeng seluruh komponen terkait, memberantas mafia tanah yang marak di Labuan Bajo. Mafia tanah yang bermuara pada sengketa lahan akan menggangu iklim investasi di sana. Jika tidak ditindak tegas, maka para investor tidak berani membuka peluang investasi di sana dan tentunya akan merugikan daerah. Pemerintah harus hadir untuk memberikan kepastian hukum dan menjamin proses investasi berjalan lancar,” ujar Yunus.
Yunus Takandewa pun mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk memperkuat sistem informasi pertanahan serta membuka akses data kepemilikan tanah secara transparan. Ia juga meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) memastikan keakuratan informasi terkait status lahan guna menghindari konflik yang berulang.
Selain itu, pihak otoritas penyelenggara dan pengelola Labuan Bajo diharapkan lebih proaktif dalam menangani permasalahan ini agar pembangunan tidak menyisakan konflik di tengah masyarakat. Negara diminta jangan kalah dengan para mafia tanah yang ada di Labuan Bajo Manggarai Barat.
“Jika tidak ada kejelasan dan ketegasan dalam menangani mafia tanah, maka investasi akan berjalan lambat. Padahal, sektor perhotelan dan rumah makan di Labuan Bajo sudah mulai berkembang pesat, bahkan beberapa hotel bintang lima sedang dalam proses pembangunan,” tambahnya.







Tinggalkan Balasan